LacakFakta.com/Manado,— Polemik seputar penangkapan barang beracun jenis sianida yang dilakukan oleh Komando Daerah Angkatan Laut VIII (Kodaeral VIII) Manado masih menyisakan banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga kini belum ada kejelasan resmi terkait siapa pemilik kendaraan yang digunakan untuk mengangkut barang bukti tersebut maupun siapa yang menjadi pemilik sianida berbahaya itu. Kamis 28 Mei 2026.
Dari informasi yang diperoleh awak media di lapangan, mobil truk yang mengangkut sianida tersebut dinyatakan milik seorang pengusaha, Tommy Rotty. Namun, hingga saat ini aparat penegak hukum (APH), khususnya Kodaeral VIII Manado dan Bea Cukai Manado, belum mengambil langkah penangkapan terhadap pemilik kendaraan tersebut, hal ini memunculkan keresahan di tengah publik.
Masyarakat mengajukan desakan tegas agar pihak Kodaeral VIII dan Bea Cukai Manado segera mengambil tindakan tegas dengan menangkap serta memproses secara hukum pemilik kendaraan yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Tujuan utama dari penegakan hukum ini adalah untuk mengungkap identitas sebenarnya dari pemilik sianida berbahaya tersebut, yang hingga kini masih belum terungkap.
“Sianida adalah barang beracun yang sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan masyarakat serta lingkungan. Kita tidak bisa tinggal diam sementara pemilik kendaraan dan barang berbahaya itu masih bebas. Aparat harus segera bertindak untuk mengungkap seluruh jalur dan pihak yang terlibat,” ujar salah satu warga yang mengikuti perkembangan kasus ini.
Kehadiran sianida yang tidak memiliki izin dan legalitas yang jelas menjadi kekhawatiran serius, mengingat dampak yang bisa ditimbulkan jika barang beracun tersebut menyebar atau digunakan dengan tidak benar. Selain itu, masyarakat juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penanganan kasus ini agar tidak muncul kesalahpahaman maupun dugaan pembiaran terhadap pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kodaeral VIII Manado maupun Bea Cukai Manado terkait rencana penangkapan pemilik kendaraan atau langkah penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pemilik sianida tersebut. Publik berharap agar aparat penegak hukum segera memberikan klarifikasi dan mengambil tindakan konkret sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.




















Komentar