LacakFakta.com/Mitra– Dugaan keterlibatan DM alias Dekker dalam aktivitas penimbunan BBM ilegal, zat kimia berbahaya sianida, serta kepemilikan lokasi tambang ilegal di wilayah Buyat, Bolaang Mongondow Timur, semakin memanas. Terbaru, DM alias Dekker diduga menggunakan media buzzer untuk mengklarifikasi tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Namun, upaya tersebut justru mendapatkan penolakan keras dari warga sekitar yang mengetahui aktivitas Sekretaris Partai NasDem Mitra tersebut. Warga menilai bahwa DM alias Dekker adalah “pemain lama” dan rumahnya menjadi tempat penimbunan BBM ilegal dan sianida.
“Kami tahu betul apa yang terjadi di sini. Jangan coba-coba membohongi kami dengan klarifikasi palsu,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Masyarakat juga mengungkapkan bahwa dalam satu hingga dua bulan terakhir, DM alias Dekker diduga merencanakan kembali aktivitas PETI di wilayah Buyat, meskipun di media menyatakan telah berhenti total dari dunia pertambangan ilegal. Rabu 21 Januari 2026.
“Dia bilang sudah berhenti, tapi kok malah ada persiapan untuk buka tambang lagi di Buyat? Ini kan aneh,” kata warga lainnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, melontarkan pernyataan kritis terhadap DM alias Dekker. Fikri mempertanyakan alasan DM begitu reaktif membantah dan bahkan meminta media untuk menghapus berita terkait dugaan kegiatan ilegalnya.
“Kenapa DM begitu panik? Kenapa harus pakai buzzer segala? Kalau memang tidak bersalah, kenapa takut dengan pemberitaan? Ini justru semakin menimbulkan kecurigaan,” tegas Fikri Alkatiri.
Fikri menduga ada sesuatu yang disembunyikan oleh DM alias Dekker terkait kasus ini. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan tidak terpengaruh oleh upaya klarifikasi yang dilakukan oleh DM alias Dekker.
“Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk tidak terpengaruh dengan upaya pencitraan yang dilakukan oleh DM. Usut tuntas kasus ini dan jangan biarkan pelaku kejahatan lingkungan lolos dari jerat hukum,” pungkas Fikri.
Hingga berita ini dipublish, awak media masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak DM alias Dekker terkait dugaan penggunaan buzzer untuk mengklarifikasi tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
















Komentar