LacakFakta.com/Mitra– Bantahan keras dilontarkan oleh mantan anggota DPRD Minahasa Tenggara (Mitra) berinisial DM alias Deker terkait dugaan keterlibatannya sebagai mafia tambang ilegal, penimbunan BBM bersubsidi jenis solar, dan bahan kimia berbahaya CN (sianida). Namun, bantahan tersebut justru menuai sorotan dan menimbulkan sejumlah pertanyaan.
DM secara tegas membantah seluruh tudingan tersebut melalui beberapa media online. Ia menyatakan bahwa saat ini dirinya sedang tidak melakukan kegiatan usaha apapun, khususnya di bidang pertambangan.
“Saya tidak terlibat dalam kegiatan pertambangan ilegal, penimbunan BBM, atau penggunaan sianida. Semua tuduhan itu tidak benar,” tegas DM seperti dikutip dari salah satu media online.
Namun, pernyataan DM tersebut berbanding terbalik dengan informasi yang diperoleh awak media di lapangan. Sumber-sumber terpercaya menyebutkan bahwa DM masih memiliki lokasi pertambangan di wilayah Buyat yang berbatasan dengan wilayah Mitra.
Selain itu, DM juga diketahui telah diperiksa oleh Polda Sulut beberapa waktu lalu terkait dugaan pertambangan ilegal, penimbunan BBM, dan penggunaan sianida.
Hal ini sontak menuai tanggapan keras dari Ketua Umum LSM Garda Timur Indonesia (GTI) Fikri Alkatiri. Menurut Fikri, sikap DM justru akan menimbulkan banyak pertanyaan di benak publik. Kamis 15 Januari 2026.
“Kenapa DM begitu reaktif membantah? Kenapa DM juga meminta beberapa media online untuk menghapus berita terkait dugaan kegiatan ilegalnya? Dan yang paling penting, kenapa DM sempat diperiksa oleh Polda Sulut hingga larut malam? Ada apa ini?” tanya Fikri dengan nada curiga.
Fikri menduga ada sesuatu yang disembunyikan oleh DM terkait kasus ini. Ia mendesak Polda Sulut untuk segera mengusut tuntas kasus dugaan keterlibatan DM dalam aktivitas ilegal tersebut.
“Jangan biarkan kasus ini menguap begitu saja. Polda Sulut harus bertindak tegas dan transparan. Jika terbukti bersalah, DM harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Fikri.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak Polda Sulut terkait pemeriksaan DM.




















Komentar