oleh

Ketum Pola Geram, Diduga Oknum Petugas Samsat Bitung Memangsa Uang Pajak Rakyat

-Bitung-116 Dilihat
banner 468x60

LacakFakta.com Bitung— Aroma busuk dugaan penjarahan uang pajak kendaraan di Kantor Samsat Bitung membuat Ketua Umum Perkumpulan Organisasi Lintas Aspirasi (POLA), Puboksa Hutahea, naik pitam. Ia menuding ada oknum serakah yang tega memangsa uang rakyat dengan modus licik.

“Ini namanya rampok berkedok seragam. Rakyat sudah rela antre dan bayar pajak demi negara, tapi malah ditilep oknum di dalam. Besok kalau kena razia di jalan, masyarakat diperas lagi. Tahun depan malah bayar dobel plus denda. Ini bukan sekadar pelanggaran, ini penghianatan terhadap rakyat!” tegas Puboksa dengan nada tinggi, Rabu 13 Agustus 2025.

banner 336x280

Puboksa menuntut Kapolda Sulut segera memerintahkan Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. untuk diperiksa. Ia juga meminta Kepala Kejaksaan Negeri Bitung segera membongkar sarang maling berseragam di Kantor Samsat.

“Kalau aparat diam, berarti mereka pelihara malingnya. Jangan tunggu rakyat yang bergerak. Ini uang negara, uang rakyat! Kalau tidak dibersihkan sekarang, ini jadi preseden buruk yang akan makin merajalela,” sindirnya pedas.

Puboksa juga tidak segan-segan memperlihatkan bukti transfer dari masyarakat untuk petugas yang ada di Samsat Kota Bitung

Di lapangan, keresahan masyarakat kian memuncak. Masyarakat merasa dipermainkan: bayar pajak, uang raib, razia menanti, dan tunggakan plus denda di depan mata. Bagi mereka, ini seperti diperas di jalan, diperas di kantor, dan diperas di waktu yang akan datang.

Kasus ini menampar wajah pelayanan publik dan menantang komitmen aparat penegak hukum. Apakah mereka berani membongkar atau justru menjadi pagar yang melindungi maling di dalam. (Red)

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *