oleh

LSM GTI Sambangi Kapendam Kodam XIII/Merdeka, Terkait Eksekusi Lahan Corner 52

-Sulut-17 Dilihat
banner 468x60

LacakFakta.com/Sulut, – Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Timur Indonesia (LSM GTI) resmi menyambangi Kapendam Kodam XIII/Merdeka untuk meminta penjelasan langsung terkait polemik kehadiran personel TNI dalam proses eksekusi lahan Corner52. Langkah ini diambil karena beredar berbagai spekulasi dan narasi liar yang mencoba menggiring opini publik seolah-olah TNI bertindak tanpa dasar hukum. Kamis 27 November 2025.

Dalam pertemuan tersebut, LSM GTI menekankan bahwa GTI akan menolak keras setiap upaya yang mencoba menyeret institusi TNI ke dalam konflik kepentingan, terutama yang bermuatan provokasi dan informasi sesat.

banner 336x280

Pihak Kapendam secara tegas menjelaskan bahwa:

1. Kehadiran TNI dilakukan secara resmi dan sesuai prosedur.
2. Apabila ada permintaan bantuan dari kepolisian secara resmi, sesuai prosedur yg berlaku maka TNI akan membantu
3. TNI tidak terlibat dalam substansi perkara lahan dan tidak berpihak pada siapa pun.
4. Sebagai satuan komando kewilayahan, Kodam, korem, Kodim sampai satuan paling bawah harus memantau situasi di wilayah masing², apalagi diwilayah tersebut ada potensi konflik tentunya tanpa diminta TNI dalam hal ini aparat kewilayahan pastinya harus memantau situasi yang berkembang.

Ketua LSM GTI, Fikri, menilai klarifikasi ini sangat penting karena selama ini ada pihak-pihak tertentu yang mencoba “menggoreng” isu untuk menciptakan kegaduhan publik.

LSM GTI juga memberikan peringatan keras kepada oknum-oknum yang mencoba memancing kekacauan dengan menyebarkan hoaks tentang pelibatan TNI.

“Kami tidak akan mentolerir upaya-upaya untuk mendiskreditkan TNI dengan menyebarkan berita bohong. TNI adalah garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara, jangan coba-coba menyeret mereka ke dalam urusan yang tidak jelas!” tegas Fikri dengan nada geram.

Fikri juga mendesak Polda Sulut untuk menangkap aktor dan Pemicu kericuhan sehingga terjadi pemukulan dan intervensi kepada ketua PN. “Kami akan mengawal kasus ini. Di negara Indonesia tidak ada oknum atau kelompok yang kebal Hukum,” tutupnya.

Masyarakat diharapkan lebih cerdas dalam menerima informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks yang sengaja disebarkan untuk menciptakan kekacauan. TNI harus tetap solid dan fokus dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara!

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *